KOTABARU KALSEL | KILASMEDIANEWS – Memasuki minggu pertama bulan suci Ramadan, Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Kotabaru, H. Muhammad Yani, menyampaikan pesan damai dan ajakan menjaga toleransi kepada seluruh masyarakat. Seruan tersebut tidak hanya ditujukan kepada warga adat Dayak, tetapi juga kepada umat Muslim dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Kotabaru.
H. Muhammad Yani, yang dalam kapasitasnya sebagai pimpinan lembaga adat tingkat kabupaten memiliki peran strategis menjaga harmoni sosial, mengawali pesannya dengan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa. Namun lebih dari itu, tokoh adat yang akrab disapa Yani ini menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama.
“Kita hidup dalam satu wadah, yaitu masyarakat beragama di bawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mari kita pelihara kedamaian ini dengan saling menghormati,” ujar Yani, menekankan pentingnya persatuan di tengah keberagaman.
Sebagai Ketua DAD Kotabaru, ia mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota untuk aktif menjaga stabilitas daerah. Menurutnya, harmoni tidak tercipta dengan sendirinya, melainkan harus dirawat melalui sikap saling menghargai dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.
Lebih lanjut, pemimpin adat tersebut juga memberikan perhatian khusus pada peran keluarga selama Ramadan. Ia mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama pada malam hari, guna mencegah aktivitas negatif seperti balapan liar dan permainan petasan yang berisiko membahayakan keselamatan.
“Mari kita jaga anak-anak kita dari perbuatan yang kurang baik. Balapan liar dan petasan tidak membawa manfaat, justru bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya dalam pernyataan yang sarat pesan perlindungan generasi muda.
Menurut Yani, Ramadan seharusnya menjadi ruang pembinaan moral dan spiritual, bukan sekadar rutinitas tahunan. Karena itu, ia mendorong masyarakat untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, memperbanyak ibadah, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan kepedulian sosial.
Di minggu pertama Ramadan ini, pesan yang disampaikan Ketua DAD Kotabaru tersebut diharapkan mampu memperkuat suasana yang aman, khusyuk, dan penuh keberkahan di Bumi Saijaan. Dengan komitmen bersama antara tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat, Ramadan diyakini dapat menjadi momentum memperkokoh persatuan serta menjaga kedamaian di Kabupaten Kotabaru. (*)





